Reli Emas Tertahan Meski Perang Timur Tengah Picu Risiko Pasar
Terbit: · Sumber: rss.donga.com

Setelah perang antara Amerika Serikat dan Iran dimulai pada 28 Februari waktu setempat, harga emas tertahan, berbeda dari pola umum ketika emas naik pada masa perang sebagai aset aman. Emas dianggap mampu menyimpan nilai karena tidak memiliki penerbit dan tetap bernilai saat negara menghadapi krisis. Dalam perang atau saat Presiden AS Donald Trump memicu perang dagang, harga emas umumnya naik. Namun respons pasar terhadap perang Timur Tengah kali ini berbeda. Emas memang bergerak naik turun mengikuti isu harian, tetapi investor secara umum terlihat berhati-hati. Analis menilai lonjakan harga minyak internasional setelah perang meningkatkan tekanan bagi negara-negara utama untuk menaikkan suku bunga acuan. Ketika suku bunga naik, menyimpan uang tunai dapat terlihat lebih menarik daripada emas yang tidak memberi bunga. Ada pula pandangan bahwa sebagian pelaku pasar merealisasikan keuntungan setelah kenaikan besar harga emas tahun lalu. Sumber: rss.donga.com
Partner picks
Relevant partner links for this story
A lightweight commerce block designed to add monetization without breaking reading flow.
Good fit for Korea-based visitors ready to buy.
View offerWorks well for price-sensitive gadget and desk-tool traffic.
View offerUseful for books, work tools, and international shoppers.
View offerThis module may include affiliate links that earn a commission from qualifying purchases. 코리아부동산데일리


